Puluhan Sopir Angkot di Bogor Minta Kendaraan yang Sudah Tua Beroperasi

Mediabogor.id, BOGOR- Puluhan sopir angkutan kota (angkot) trayek 01 jurusan Baranangsiang-Ciawi mendatangi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor. Mereka meminta kendaraan yang sudah berumur 20 tahun bisa beroperasi kembali

Angga, salah satu perwakilan sopir angkot mengatakan, trayeknya sudah tidak berlaku, akan tetapi ketika mau uji KIR angkot tersebut tidak bisa melakukan uji KIR, bahkan ada beberapa angkot yang di tahan oleh Dishub.

“Kita para pemilik dan sopir angkot menunggu kepastian sampai saat ini dan di kasih toleransi selama enam bulan, nah saat ini belum enam bulan kenapa ada yang dikandangin disitu para pemilik angkot merasa keberatan,” katanya kepada wartawan, Rabu (11/12/2019).

Selain itu kata dia, pemilik dan sopir angkot meminta kejelasan dan kepastian jika angkot yang sudah tua tidak boleh beroperasi atau mau dipakai untuk apa?.

“Kami hanya meminta kepastian dan kejelasan untuk angkot tua itu nantinya bagaimana,” keluhnya.

Sementara itu masih dilokasi yang sama, Sekretaris Organda Kota Bogor, Freddy Djuhardi menuntut, KIR di berlakukan kembali untuk kendaraan tua, karena  sudah sesuai dengan surat jawaban Wakil Walikota bahwa kendaraan dibatas 20 tahun boleh melakukan uki KIR dengan masa pengampunam enam bulan.

“Kendaraan yang berusia 20 tahun sudah bisa uji KIR kembali, semoga besok dapat di jalankan oleh para petugas di pengujian kendaraan bermotor, ” jelasnya.

Terkait angkot yang terkena operasi, lanjut Freddy, jika angkot yang terkena operasi dan surat suratnya lengkap maka angkot tersebut, harua di keluarkan kembali dan jika surat suratnya tidak lengkap diminta harus melengkapi surat suratnya dulu.

“Tadi sudah di umumkan kepada para sopir dan mereka menerima, mereka menunggu aksi realisasinya besok,” paparnya.

Masih kata Freddy, bahwa salah satu syarat uji KIR adalah memeriksa kelayakan kedaraan mulai dari pembakaran smapai dengan kelayakan rem. Namun menurutnya jika kendaraan tidak di uji KIR atau dipersulit KIR nya malah tugas pemerintah untuk memeriksa kedaraan jadi nol, dimana fungsi pemerintah memeriksa kendaraan.

“Jadi tolong ada perbaikan supaya kinerja angkot menjadi lebih baik, masyarakat yang berniat kesini untuk uji KIR dilayani, karena tugasnya pelayanan untuk melayani masyarakat bukan melayani pimpinan,” imbuhnya. (Nick)