Penjual Roti Keliling Ini Sekolahkan Anaknya hingga Jadi Dokter dan Pengacara

Penjual Roti Keliling Ini Sekolahkan Anaknya hingga Jadi Dokter dan Pengacara

Mediabogor.com, BOGOR – Karena menginspirasi, sosok penjual roti ini dimuat dalam sebuah mural. Berkat jerih payahnya, ia bisa menyekolahkan anaknya yang kini menjadi dokter dan pengacara.

Kisah inspiratif datang dari seorang penjual roti keliling asal Malaysia. Adalah Munyadi Letchumanan, sang penjual roti keliling yang berhasil membuat ketiga anaknya untuk mengenyam bangku kuliah.

Kini dua orang anaknya sudah sukses menjadi seorang dokter dan pengacara. Satu orang lainnya masih mengenyam bangku kuliah dengan mengambil jurusan teknik kimia.

Munyadi sendiri sudah berjualan roti keliling selama 30 tahun di wilayah Balik Pulau, Penang, Malaysia. Meski kedua anaknya sudah tergolong sukses, ia tetap memilih untuk terus berjualan roti keliling.

Baca juga: Inspiratif! Ini 7 Kisah Mengharukan yang Dilakukan Pelayan Restoran

Dengan motor bebek jadul dan sebuah boks roti, Munyadi berkeliling menjajakan aneka roti pada warga. Salah seorang pelanggan setianya yang kini sudah berkeluarga, berinisiatif untuk membuat sebuah mural sosok Munyadi.

Menggandeng street artist bernama Andhar A. Samah, Acit Raman Abdullah akhirnya memberitahu Munyadi soal niatannya. “Saya pergi ke rumahnya sebelum membuat mural. Meski belum memperkenalkan diri, dia sudah tahu siapa saya dan di mana rumah saya,” tulis Acit di laman Facebook pribadinya.

“Saya tidak menyangka dia masih ingat saya. Ini sangat mengharukan. Dia bahkan masih ingat ibu saya dan kebiasaannya menukar uang receh pada dirinya,” tambahnya.

Menurut Acit, Munyadi merupakan penjual roti keliling nan legendaris. Hampir semua orang di wilayah Balik Pulau mengenal Munyadi.

Sebenarnya, demi menyekolahkan ketiga anaknya, Munyadi rela melakukan banyak pekerjaan. Hal itu pun diceritakan salah seorang putrinya di media sosial.

“Dia bangun jam 8:30 pagi, awalnya dia pergi untuk berjualan roti keliling lalu pulang jam 12 siang. Selanjutnya, dia mengganti pakaiannya dan berkendara ke peternakan sapi. Di sana, dia memandikan, memotong rumput dan memberi makan para sapi hingga membuat kandang ekstra dan ini dilakukannya seorang diri,” tulis akun Facebook ML MV.

“Setelahnya, ia kembali pulang ke rumah sekitar jam 4 sore, lalu ia pun bersiap untuk berjualan roti keliling sesi kedua. Dia menjual roti hingga selesai,” tambahnya.

Kini, mural sosok Munyadi terpampang di sebuah dinding besar di wilayah Balik Pulau.

Sumber : detik.com