Pekan Depan, Laboratorium di IPB University Siap Uji Spesimen Klinis Suspek COVID-19

Pekan Depan, Laboratorium di IPB University Siap Uji Spesimen Klinis Suspek COVID-19

Mediabogor.com, BOGOR – Laboratorium milik IPB University akan segera melaksanakan uji laboratorium berbasis real time PCR untuk virus Corona penyebab COVID-19 dari spesimen klinis asal kota dan kabupaten Bogor.

“Saat ini, secara peralatan, teknis dan prosedur kerja sudah siap. Kami sedang menunggu legal aspeknya untuk tingkat kabupaten, kota dan provinsi,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB University, Srihadi Agungpriyono selaku penanggung jawab, Jumat (10/04/2020).

:Saat ini sudah turun Surat Keputusan (SK) Walikota Bogor. Jika semua sudah kami terima, maka Insya Allah kita akan memulai pekerjaan tersebut,” ujarnya.

Laboratorium uji SARS-CoV-2 di IPB University ini terdiri atas tiga laboratorium pendukung. Yaitu Laboratorium Pusat Studi Satwa Primata (PSSP) yang berada di Jalan Lodaya, Laboratorium Collaborative Research Center-Science Techno Park (CRC STP) yang ada di Jalan Taman Kencana dan Laboratorium Terpadu-Satreps di kampus Fakultas Kedokteran Hewan di kampus IPB Dramaga.

Lebih lanjut Srihadi menyampaikan, protokol kerja pemeriksaan spesimen klinis yang harus diperhatikan adalah bahwa protokol alur pengujian mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atau Dinas Kesehatan (Dinkes). Spesimen klinis dalam Virus Transport Medium (VTM) hanya akan diterima melalui Dinkes kota dan kabupaten. Sampel dari Dinkes tersebut akan dikirimkan di Laboratorium PSSP.

Laboratorium ini dipilih sebagai pintu masuk penerimaan spesimen karena selain lokasinya yang strategis juga telah menerapkan standar sistem manajemen biorisiko laboratorium. PSSP memiliki laboratorium BSL 2 yang telah lama mengimplementasikan prosedur keselamatan dan keamanan bekerja dengan bahan biologis berbahaya secara rutin. Di PSSP spesimen akan diekstraksi dan dilanjutkan dengan pengujian dengan real-time RT-PCR. Selain itu pengujian dengan real-time RT-PCR dapat dilakukan juga di Lab CCR-STP di kampus Taman Kencana dan di Lab FKH IPB Kampus Dramaga,” imbuhnya.

Tim yang bertugas adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Tim Crisis Center COVID-19 IPB University untuk mendukung pemerintah dalam rangka mempercepat pengujian virus SARS-Cov 2, khususnya di daerah Bogor dan sekitarnya.

Penilaian risiko pada terhadap aktivitas pengujian, personel, peralatan dan laboratorium yg akan melakukan pemeriksaan telah dilakukan dan kegiatan ini juga telah mendapat persetujuan dari Komisi Biorisiko Pusat Studi Satwa Primata IPB.

Sebagai tambahan seperangkat SOP telah dikembangkan oleh koordinator keselamatan hayati (biosafety officer) untuk menjamin keselamatan dan keamanan petugas dan lingkungan dari bahan biologis yg ditangani. Tim juga diperkuat oleh para dokter yang akan memgawal kesehatan dan keselamatan kerja (K3) petugas teknis di laboratorium.

Laboratorium milik IPB University disebut mampu melakukan uji terhadap 120-180 sampel dalam seminggu sehingga dapat mengurangi beban laboratorium kesehatan milik Kemenkes RI dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kapasitas pemeriksaan bisa ditingkatkan menjadi tiga kali lipat apabila menggunakan protokol lain yang sudah disetujui oleh WHO.

“IPB University secara teknis Insya Allah sudah siap dan memenuhi persyaratan sebagai laboratorium pemeriksa corona virus penyebab COVID-19 sesuai Surat Edaran Menteri Kesehatan No. HK.02.01/MENKES/234/2020,” tandasnya. (Yat)