Musrenbang, DPRD Kota Bogor : Minta Pemkot Fokus Pembangunan Infrastruktur

Musrenbang, DPRD Kota Bogor : Minta Pemkot Fokus Pembangunan Infrastruktur

Mediabogor.id, BOGOR- Achmad Aswandi salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor lebih memfokuskan pembangunan infrastruktur ke wilayah, karenakan pembangunan di wilayah perbatasan masih kurang tersentuh.


“Ya, selain itu juga harus dilihat prioritas pembangunan fisik yang diutamakan adalah yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Apalagi Tanah Sareal ini merupakan wilayah perbatasan dengan Kabupaten Bogor dan pembangunan infrastruktur masih minim,” ungkapnya usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Tanah Sareal pada Jum’at (14/2/20) siang.

Ahmad melanjutkan, Pemkot Bogor tahun lalu masih fokus pembangunan di tengah Kota Bogor, seharusnya lebih fokus lagi pembangunan diwilayah. Aparatur wilayah juga harus mengawal, apa yang menjadi prioritas diwilayahnya.

“Harus dikawal agar cepa terealisasi, kami juga siap mendorongnya. Saya juga siap menampung aspirasi masyarakat dan mengawal hingga realisasi,” jelasnya.

Sementara itu dilokasi yang sama, Camat Tanah Sareal Asep Kartiwa mengatakan, kegiatan yang disetujui dalam Musrenbang bisa dilihat disimral nanti, tapi pada prinsipnya dirinya menekankan tiga kegiatan utama. Yang pertama pembangunan flyover di Kebon Pedes sebagai tindaklanjut dari pada flyover RE Martadinata karena ini sudah tertera di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Fly over Martadinata sudah selesai dan mudah-mudahan tahun 2021 bisa mempercepat pembangunan flyover Kebon Pedes.

“Poin kedua pemindahan Kantor Kecamatan Tanah Sareal yang sekarang di Jalan Kebon Pedes untuk direncanakan untuk dipindahkan ke Cimanggu City di samping Puskesmas Mekarwangi, di sana bisa berkumpul karena ada Polsekta dan Koramil juga lebih strategis,” ungkapnya.

Asep melanjutkan, dengan tempat yang strategis, otomatis bisa meningkatkan pelayanan kepada warga masyarakat, selanjutnya poin terakhir peningkatan minat kebersihan terutama untuk tingkat kelurahan yang terlewati oleh kali Ciliwung yaitu dengan naturalisasi Ciliwung.

“Disamping itu, ada kegiatan-kegiatan penunjang lainnya. Jadi untuk masalah penganggaran dibahas lebih lanjut, keinginan kami tahun 2021 direalisasikan program yang besar. Untuk naturalisasi Ciliwung cukup besar, pembuatan septic tank komunal TPT dan sarpras sampah. Ada tiga kelurahan yang dilintasi Ciliwung yaitu Tanah Sareal, Kedung Badak dan Sukaresmi,” tutup Askar. (Nick)